Berapakah jumlah Handphone yang Anda miliki dan pergunakan saat ini?

Poll choices
6 Comments

  • Wirjawan - 10 years ago

    yang 160 juta itu banyaknya hand set atau nomor telepon yang sudah keluar ? Kan ada handset yang bisa 2 atau 3 nonor, Juga banyak yang nggak pernah ngisi pulsa, kalau pulsanya habis beli perdana baru. Juga yang digunakan untuk melakukan penipuan, pasti setiap kali mereka akan ganti nomor.

  • Use - 10 years ago

    Buat apa industri telco menarik?
    Yang penting bagi pelanggan seperti saya adalah murahnya harga pulsa dan handset...
    Gombal loe orang-orang bursa...!
    Kalau mau indutri telko yang menarik, sila pergi ke neraka...
    Di situ belon ada operator.
    Dan belon ada pelanggan.

  • adwika - 10 years ago

    saya punya 5 awalnya tp BB sy jual jadi 4 saja sekarang
    tp dari 4 itu ada dual GSM yaitu Xl dgn Mentari sy
    1 lagi axis
    1 lagi flexy lama sy
    dan 1 lg esia.
    bb sy dulu pake mentari sy pindah ke dual GSM tsb skrg
    yg pasangan dual GSM sy yg dulu Im3.
    dulu sy punya nomor hp banyak sekali, dari simpati, 3 (three) juga ada.
    tks

  • Ami - 10 years ago

    Saya punya 4 hand phone. Boleh sebut operator ngga ya? Simpati, karena semua keluarga pake simpati, dan untuk akomodir temen2 di luar negeri. Pake simpati pesan lancar. Trus pake Flexi untuk komunikasi sama Ibu di luar kota, murah lho,..tinggal ngaktifin 01017...., Ketiga pake Starone,....dulu karena tarif buat ngenetnya murah,..tapi sekarang aq beralih ke Smart,...buat internet. Namanya juga orang Indonesia,..cari yang murah ajalah,..hehehehehe

  • Joko - 10 years ago

    Saya memiliki 2 hp untuk menghemat biaya, karena menelepon dalam operator yang sama lebih murah. Sebelumnya, saya menghabiskan 200-300rb per bulan. Dengan 2 hp, cukup 100-150 rb per bulan.

  • soewito sm - 10 years ago

    dengan adanya tarif on-net maupun off -net jastel (GSM atau CDMA)yang murah bahkan bisa dibilang banting harga dan bundling HP+SIM Card menyebabkan pelanggan tertarik untuk memiliki lebih dari 2, akhirnya industri telco di Indonesia tidak menarik.

Leave a Comment

0/4000 chars


Submit Comment